Peran Nahdlatul Ulama dalam Bidang Ekonomi

Peran Nahdlatul Ulama dalam Bidang Ekonomi

Assalamualaikum. Selamat siang teman-teman.. Pada kesempatan kali ini saya akan memposting Peran Nahdlatul Ulama dalam Bidang Ekonomi. Langsung saja, cekidot . .


Logo LPNU. Sumber gambar: lesbumi-nu.blogspot.com

Bagi semua orang, berekonomi dalam pengertian berbuat untuk mendapat nafkah hidup adalah suatu kebutuhan mutlak. Bagi orang beragama, berekonomi adalah perintah Allah swt dan pelaksanaannya harus disesuaikan dengan ajaran dan hukum agama. Berekonomi adalah sarana mutlak untuk memelihara kelangsungan hidup di dalam hidup itulah orang dapat ibadah, berbuat sesuatu untuk kepentingan agama, bangsa dan Negara.

Berekonomi dalam Islam bukan sekedar memenuhi kebutuhan pokok bagi diri sendiri dan keluarga. Islam mendorong secara tegas supaya pemeluknya memiliki harta benda yang berlebih dari kebutuhan pokoknya sehingga mampu melaksanakan kewajiban berzakat. Mampu berzakat berarti memiliki harta benda sedikitnya satu nisab. Islam tidak menyenangi kemiskinan bahkan mengajarkan pemberantasan kemiskinan antara lain dengan kewajiban membayar zakat.

NU tidak melupakan aspek ekonomi dalam program kerjanya yang permanen, karena seluruh warganya berekonomi dan dalam berekonomi itu harus ditaati dan diikuti ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh agama.

Dalam Anggaran Dasar Nahdlarul Ulama pasal 6 huruf d ditegaskan bahwa di bidang ekonomi, mengusahakan terwujudnya pembangunan ekonomi dengan mengupayakan pemerataan kesempatan untuk berusaha dan menikmati hasil-hasil pembangunan dengan mengutamakan tumbuh dan berkembangnya ekonomi kerakyatan. Dengan demikian jelas bahwa kesejahteraan umat merupakan masalah yang menjadi perhatian utama Nahdlatul Ulama dalam kiprahnya di bidang ekonomi.


Logo NU dan LPNU. Sumber gambar: nu.or.id

Pedoman Program Perekonomian Nahdlatul Ulama didasarkan pada pokok-pokok ajaran agama dalam berekonomi, yaitu:

  • Mendorong para anggota untuk meningkatkan kegiatan berekonomi demi meningkatkan kemampuan ekonominya.
  • Membimbing para anggotanya supaya dalam berekonomi selalu menaati dan mengikuti hukum dan ajaran Islam.

Berangkat dari pokok-pokok ajaran di atas, maka Nahdlatul Ulama dapat mewujudkannya dengan cara:

  • Membentuk koperasi tingkat bawah yang tumbuh dari kebutuhan nyata.
  • Menciptakan jaringan-jaringan kerja ekonomi antara tingkat pedesaan dengan pedesaan, perkotaan dengan perkotaan, dan pedesaan dengan perkotaan.
  • Nahdlatul Ulama selalu mengajukan gagasan, ajakan dan pengawasan tentang penentuan skala prioritas pembangunan yang dilaksanan oleh pemerintah.

NU juga mengembangkan ekonomi melalui peran serta pesantren karena terbukti sangat efektif. Letak pesantren yang pada umumnya di pedesaan memungkinkan lembaga ini memahami persoalan-persoalan desa sehingga gagasan-gagasan pengembangan kesejahteraan yang datang dari luar dapat diserap dengan baik oleh masyarakat setelah diolah dan disampaikan oleh pesantren. Disamping itu, NU juga memiliki perangkat organisasi yang mendukung program ekonominya, seperti : lembaga perekonomian dan lembaga pengembangan pertanian.

OK. Sekian dulu postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum

2 Komentar

avatar

Wah ternyata NU sangat berperan penting ya dibidang ekonomi, saya baru tau, makasih gan, bermanfaat sekali ilmunya.

Balas
avatar

Betul sekali gan. NU memiliki peran aktif dalam perekonomian di Indonesia

Balas

Komentar dan saran sangat kami butuhkan untuk meningkat kualitas blog kami

*Budayakan anti spam

Emoticon