Peran Nahdlatul Ulama dalam Bidang Keagamaan

Peran Nahdlatul Ulama dalam Bidang Keagamaan

Assalamualaikum. Selamat siang teman-teman.. Pada kesempatan kali ini saya akan memposting Peran Nahdlatul Ulama dalam Bidang Keagamaan. Langsung saja, cekidot . .

Sejak berdiri Nahdlatul Ulama menegaskan dirinya sebagai organisasi keagamaan Islam (Jamiyyah Diniyyah Islamiyah). Nahdlatul Ulama didirikan untuk meningkatkan mutu pribadi muslim yang mampu menyesuaikan hidup dan kehidupannya dengan ajaran agama Islam serta mengembangkannya, sehingga terwujudlah peranan agama Islam dan para pemeluknya sebagai rahmatan lil alamin (sebagai rahmat bagi seluruh alam) sebagaimana firman Allah swt. :

        Artinya:

Tidaklah Kami mengutusmu (Muhammad) kecuali menjadi rahmat bagi seluruh alam. (Q.S. Al-Anbiya': 107)

Sebagai organisasi keagamaan, NU merupakan bagian tak terpisahkan dari umat Islam Indonesia. NU senantiasa berusaha memegang teguh prinsip persaudaraan (ukhuwah), toleransi (tasamuh), kebersamaan dan hidup berdampingan antar sesama umat Islam maupun dengan sesame warga Negara yang mempunyai keyakinan atau agama lain, NU secara bersama-sama ingin mewujudkan cita-cita persatuan dan kesatuan bangsa yang kokoh dan dinamis.

Sebagai organisasi keagamaan, tentunya NU memiliki cirri keagamaan yang dapat dilihat dalam beberapa hal antara lain:

  • Didirikan karena motif keagamaan, tidak karena dorongan politik, ekonomi atau lainnya.
  • Berazas keagamaan sehingga segala sikap tingkah laku dan karakteristik perjuangannya selalu disesuaikan dan diukur dengan norma hokum dan ajaran agama.
  • Bercita-cita keagamaan yaitu Izzul Islam wal Muslimin (kejayaan Islam dan kaum Muslimin) menuju Rahmatan lil alamin (menyebar rahmat bagi seluruh alam).
  • Menitikberatkan kegiatannya pada bidang-bidang yang langsung berhubungan dengan keagamaan, seperti masalah ubudiah, mabarrat, dakwah, ma'rifat, muamalah dan sebagainya.

Ciri-ciri keagamaan tersebut dijabarkan dalam strategi dan wujud kegiatan-kegiatan pokok dengan mengutamakan :

  • Pembinaan pribadi muslim supaya mampu menyesuaikan hidup dan kehidupannya menuju terwujudnya Jamakah Islamiyah (masyarakat Islam).
  • Dorongan dan bimbingan kepada umat terutama pada warganya agar mau dan mampu melakukan kegiatan-kegiatan tersebut yang bermanfaat serta meluhurkan kalimat Allah swt.
  • Mengorganisasikan kegiatan-kegiatan tersebut di atas dalam wadah perjuangan dengan tata kerja dan tata tertib berdasar musyawarah.

OK. Sekian dulu postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum

Komentar dan saran sangat kami butuhkan untuk meningkat kualitas blog kami

*Budayakan anti spam

Emoticon